Semangat perdamaian, kreativitas, dan persahabatan tampak begitu terasa dalam kegiatan lomba menggambar yang diselenggarakan oleh International Women Peace Group (IWPG) Indonesia bekerja sama dengan Wilmar Women Working Groups (WOW) dan Lentera Kartini. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka 8th International Loving-Peace Art Competition – “Peace, Let’s Be Friends!” yang menjadi ajang internasional untuk menanamkan nilai perdamaian kepada generasi muda melalui seni.

International Women Peace Group (IWPG) merupakan organisasi non-pemerintah (LSM) internasional yang berpusat di Korea Selatan. Organisasi ini didedikasikan untuk mewujudkan perdamaian dunia melalui solidaritas dan pemberdayaan perempuan lintas negara. IWPG aktif membangun budaya damai melalui pendidikan, kegiatan sosial, kampanye kemanusiaan, dan kolaborasi internasional. Melalui berbagai programnya, IWPG berharap perempuan dan generasi muda dapat menjadi agen perdamaian yang membawa perubahan positif bagi dunia.
Lomba menggambar dengan tema “My Peace Story” diikuti oleh sekitar 120 peserta dari jenjang SD, SMP, dan SMA di lingkungan Yayasan Wilmar Bina Bangsa di Aula Ki Hajar Dewantara. Para peserta dibagi ke dalam empat kategori usia, yaitu Divisi 1 usia 7–9 tahun, Divisi 2 usia 10–12 tahun, Divisi 3 usia 13–15 tahun, dan Divisi 4 usia 16–18 tahun. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan kebebasan untuk mengekspresikan ide, imajinasi, dan harapan mereka tentang perdamaian melalui karya seni yang kreatif dan penuh makna.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Manajemen Wilmar yang terdiri dari Asisten General Manager, Group Estate Manager, dan Division Manager dan Manager CSR. Hadir pula Ketua dan Tim WoW Wilmar, Ketua dan Koordinator Yayasan Wilmar Bina Bangsa, Kepala Sekolah SD, SMP, dan SMA, Ketua IWPG Indonesia, dan Ketua Lentera Kartini beserta Tim.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Lentera Kartini, Ibu Forisni Aprilista, S.H. Dalam sambutannya beliau menjelaskan mengenai kiprah Lentera Kartini di Kabupaten Kotawaringin Timur sebagai organisasi perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, pemberdayaan perempuan, serta kegiatan kemanusiaan di masyarakat.

Lentera Kartini juga terus mendorong generasi muda untuk memiliki karakter positif, semangat kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial. Beliau berharap kegiatan lomba menggambar ini dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk menanamkan nilai perdamaian melalui kreativitas seni. ucapan terima kasih juga Beliau sampaikan kepada Manajemen Wilmar sehingga bisa melaksanakan kegiatan di Aula Ki Hajar Dewantara.

Ketua IWPG Indonesia, Ibu Ana Milana Puspitasari dalam sambutannya menjelaskan mengenai IWPG sebagai organisasi perempuan internasional yang memiliki visi menciptakan dunia yang damai dan bebas dari konflik melalui persatuan perempuan di seluruh dunia. IWPG juga memiliki misi untuk membangun budaya damai, memperkuat solidaritas antarbangsa, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya toleransi, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi muda melalui pendidikan dan kegiatan kreatif.
IWPG di berbagai negara dalam menyuarakan perdamaian, hak perempuan, pendidikan damai, dan kerja sama internasional. Perdamaian bukan hanya tanggung jawab pemimpin dunia, tetapi juga tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk sekolah dan keluarga. Beliau berharap kegiatan lomba menggambar ini dapat menjadi sarana bagi anak-anak untuk menyampaikan pesan damai kepada dunia melalui karya seni mereka.

Ketua Yayasan Wilmar Bina Bangsa, Bapak Eko Yuliadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa perdamaian perlu terus digaungkan di seluruh dunia. Menurut Beliau, terciptanya perdamaian sangat dipengaruhi oleh keputusan dan kebijakan para pemimpin dunia. Pemimpin yang bijaksana, adil, dan mengutamakan kepentingan kemanusiaan akan mampu membawa masyarakat menuju kehidupan yang damai dan harmonis.

Beliau juga menegaskan bahwa kedamaian sejatinya dimulai dari keluarga. Dari pembinaan karakter, kasih sayang, toleransi, dan komunikasi yang baik di lingkungan keluarga, maka akan lahir pribadi-pribadi yang membawa kedamaian di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan karakter dan nilai kemanusiaan harus terus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak.

Pada kesempatan yang sama, Manajemen Wilmar yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten General Manager, Bapak Fredly Anak Jagah. Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa bangga dan berbesar hati karena Wilmar dapat berpartisipasi dalam kegiatan IWPG tersebut.

Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan ruang kepada anak-anak untuk berpartisipasi dalam lomba menggambar sekaligus mengekspresikan makna perdamaian melalui karya seni mereka. Menurut Beliau, nilai perdamaian, toleransi, dan persahabatan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang menghargai perbedaan dan mampu hidup berdampingan secara harmonis.

Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat selaras dengan prinsip dan komitmen Wilmar dalam mendukung dan melindungi kesejahteraan anak-anak demi masa depan generasi yang lebih baik.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Beliau sekaligus membuka kegiatan lomba secara resmi dengan penuh semangat dan harapan agar acara ini dapat memberikan inspirasi perdamaian bagi seluruh peserta.

10 Siswa SMP Swasta Bina Bangsa 01 mengikuti kompetisi seni lukis internasional yang diselenggarakan oleh International Women’s Peace Group (IWPG) dalam rangka 8 tahun kegiatan International Loving Art Competition (ILPAC) dengan tema “My Peace Story”.
Kemampuan ilustrasi bukanlah keterampilan yang dapat dimiliki semua orang. Ilustrasi merupakan bakat unik yang membutuhkan kreativitas, imajinasi, ketelitian, kemampuan visualisasi, serta kepekaan seni yang tinggi. Oleh sebab itu, siswa yang mampu menghasilkan karya ilustrasi memiliki potensi luar biasa yang perlu terus dikembangkan dan diapresiasi.

Kegiatan berlangsung dengan sangat meriah dan penuh antusiasme. Para peserta tampak bersemangat menuangkan ide dan imajinasi mereka ke dalam karya seni yang penuh warna dan makna. Tidak hanya menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi media edukasi karakter untuk menanamkan nilai toleransi, persahabatan, kepedulian, dan cinta damai kepada seluruh siswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir karya-karya terbaik yang mampu bersaing hingga tingkat internasional. Besar harapan agar salah satu, bahkan sebagian besar karya peserta dari Yayasan Wilmar Bina Bangsa secara umum, atau khususnya dari SMP Swasta Bina Bangsa 01, dapat lolos hingga ke Korea Selatan sebagai pemenang lomba internasional tersebut. Aamiin.
