
Kalimantan Tengah memiliki kekayaan budaya Dayak yang luar biasa, dan ekstrakurikuler musik tradisional di sana bukan sekadar bermain alat musik, tapi juga menjaga napas warisan nenek moyang.
Berikut adalah penjelasan mengenai instrumen, kegiatan, dan nilai yang dipelajari dalam ekskul musik tradisional Kalimantan Tengah:
- Instrumen Utama yang Dipelajari Dalam ekskul ini, siswa biasanya akan mempelajari kombinasi alat musik perkusi dan petik. Instrumen yang paling ikonik meliputi:
- Kecapi Dayak: Alat musik petik yang mirip gitar namun dengan bentuk yang khas dan nada pentatonik. Ini adalah instrumen “jiwa” dalam musik Dayak.
- Garantung: Sejenis gong yang terbuat dari logam (kuningan atau besi). Garantung berfungsi sebagai pengatur ritme utama.
- Tuma: Kendang panjang khas Kalimantan Tengah yang memberikan dentuman ritmis pada komposisi musik.
- Suling Balawung: Seruling bambu kecil dengan 5-6 lubang nada yang menghasilkan suara melengking namun merdu.
- Kangkanong: Sejenis kenong/bonang yang terdiri dari beberapa bilah atau pencu, biasanya berjumlah lima buah.
- Materi Pembelajaran

Kegiatan ekskul ini biasanya dibagi menjadi beberapa tahap:
- Pengenalan Nada (Pentatonik): Berbeda dengan musik modern (Diatonik), musik tradisional Dayak menggunakan tangga nada pentatonik yang memberikan kesan mistis dan alamiah.
- Teknik Memainkan (Manabuh): Siswa diajarkan teknik memukul atau memetik yang benar agar menghasilkan suara yang jernih.
- Harmonisasi: Belajar menyelaraskan berbagai instrumen menjadi satu kesatuan musik (ansambel).
- Lagu Daerah: Mempelajari lagu-lagu populer Kalimantan Tengah seperti Manasai, Tumpi Wayu, atau Palu Lempong Popi.
- Nilai dan Manfaat bagi Siswa

Selain kemampuan teknis, ekskul ini memberikan dampak positif lainnya:
- Pelestarian Budaya: Menjadi benteng agar musik Dayak tidak hilang digilas musik modern.
- Kolektivitas: Bermain dalam ansambel melatih kerja sama tim dan kesabaran (karena satu instrumen salah, maka harmoni akan rusak).
- Keseimbangan Karakter: Musik tradisional Kalimantan Tengah sering kali memiliki sifat meditatif yang membantu ketenangan jiwa siswa.
- Penampilan dan Prestasi

Ekskul musik tradisional sering menjadi “wajah” sekolah dalam berbagai ajang, seperti:
- Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
- Penyambutan tamu-tamu penting di sekolah atau daerah.
Pengiring tarian tradisional (seperti Tari Manasai atau Tari M
