Assalamu’alaikum wr.wb

Namaku unik, saat namaku dipanggil, semua yang mendengarnya akan bertanya-tanya, bagaimana tidak, nama ini biasanya melekat pada seseroang yang labelnya diberikan masyarakat kepada seorang guru mengaji atau semisalnya. Yah betul, namaku Ustad Fatah Al Hakim. Nama yang unik dan sekaligus doa dan harapan dari orangtua agar anaknya dikemudian hari menjadi seperti namanya.

Dukungan, pendidikan dari orangtua dan guru-guru yang luar biasa memberi saya cukup pengetahuan dan keterampilan, selebihnya adalah pengalaman hidup akan dimulai. Tidak ada warisan istimewa dari orang tua, mereka hanya bilang “tidak ada harta yang dapat kami berikan kepadamu, kami hanya bisa memberimu ilmu”. Di kampung saya dipanggil Ustad, tapi di luar, saya dipanggil Fatah (biar gak nyaingin Ustad beneran karena saya asli Ustad).. 😆

Seiring waktu, Ustad kecil terus bertumbuh dan bermain belajar, doa orang tua terkabul. Ya, akhirnya saya menjadi seperti harapan orang tua, guru.

Mengawali belajar mengajar dimulai di SMA Negeri 1 Mentaya Hilir Selatan, kemudian di SMP Negeri 1 Mentaya Hilir Selatan, di SMP IT Al Madaniyah Samuda, dan sekarang di SMP Swasta Bina Bangsa 01.

Pengalaman organisasi semasa pendidikan dimulai dari kelas 3 SMP (sekarang kelas 9), pertama saya mendapat amanah menjadi Wakil Ketua IPNU, satu tahun kemudian menjadi Ketua IPNU. Semasa kuliah, sy diamanahi menjadi Sekretaris KAMMI STAIN Surakarta, dan Humas HMPS dan organisasi-organisasi lainnya.

Keterampilan yang saya miliki antara lain elektronika (kit n software), komputer (kit n software), dan Otomotif (suka otak atik sendiri). Di SMP Swasta Bina Bangsa 01 saya membina ekstrakurikuler elektronika dan robotika dasar (elektrobotika).

Pengalaman belajar ilmu komputer di SMA dan Fastnet Teknik UGM. Saya punya pengalaman menarik ketika mengikuti pelatihan PLC (Programable Logic Control) di Fakultas Teknik UGM. Ketika masuk ke Ruang Praktik PLC, saya ditanya oleh teman sepelatihan yang rata-rata orang teknik, “kamu ikut pelatihan  ini (PLC) untuk apa, kan kamu dari Fak. Ekonomi?”, saya jawab, “saya perlu ilmunya”. Sekalipun agak lambat, bekal buku panduan dan pengalaman belajar elektronika di SMP, saya memahami konsepnya dan dapat mengaplikasikannya yaitu membuat kran air otomatis menggunakan proximity sensor. Tidak full PLC, tapi konsepnya hampir sama, bermain logika.

Itulah sedikit mengenai saya, saya suka hal-hal yang seru, berpetualang, mancing, berburu. Saya juga suka hal-hal detail dan suka penasaran. Saya lebih suka berlogika dan menghayal..

Saya belajar di STAIN Surakarta, di Univ. Gajah Mada (UGM) kursus Ilmu Komputer 1 tahun dan PLC di Fasnet Teknik UGM, tapi saya pernah juga belajar di Univ. Muhammadiyah Yogjakarta (UMY) juga, mengambil Akta Mengajar, dan terakhir pernah belajar di Univ. Gajayana Malang.

Ssssstttttt……., saya Tim IPS, tau kan orang IPS seperti apa.. 🫢

Terima kasih.