Assalamu’alaikum

Halo! Nama saya Umi Kholsum, lahir di Kotawaringin Timur pada 26 Juni 1997. Saya tumbuh besar di tengah kesederhanaan Dusun Bunut. Sebagai anak ketiga dari empat bersaudara dalam keluarga petani, saya belajar arti kerja keras dan ketekunan langsung dari orang tua saya di ladang. Nilai-nilai itulah yang membentuk karakter saya hingga saat ini.

Perjalanan Pendidikan & Organisasi

Pendidikan bagi saya adalah perjalanan belajar yang tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui organisasi:

  • Pendidikan Dasar & Menengah: SDN 2 Sumber Makmur, SMPN 1 MHU, dan SMAN 1 MHU. Selama SMP dan SMA, saya aktif mengasah kemampuan kepemimpinan melalui OSIS dan kegiatan Pramuka.
  • Pendidikan Tinggi: S1 di Universitas Palangka Raya. Di masa kuliah, saya memperdalam sisi spiritual dan sosial melalui organisasi Fusi (Forum Ukhuwah dan Studi Islam).

Dedikasi di Dunia Pendidikan

Dunia mengajar adalah tempat saya mengabdi. Saat ini, saya adalah seorang Guru Matematika di SMP Swasta Bina Bangsa 01.

  • Pengalaman Mengajar: Saya telah mendedikasikan waktu selama 5 tahun di sekolah ini. Sebelumnya, saya sempat mengabdi sebagai guru honorer di SMP NU Palangka Raya selama 1 tahun.
  • Titik Balik: Saat pandemi COVID-19 melanda, saya memutuskan untuk kembali ke desa dan memulai babak baru kehidupan dengan menikah.

Pengembangan Diri & Profesionalisme

Menjadi guru di era digital adalah tantangan besar. Di tengah kesibukan menjalankan peran sebagai seorang ibu dan pendidik, saya juga menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan di Universitas Palangka Raya. Alhamdulillah pada bulan september tahun 2025 saya dinyatakan LULUS.

Saya percaya bahwa kecanggihan teknologi dan perkembangan zaman menuntut guru untuk tidak boleh berhenti belajar. Bagi saya, menjadi guru profesional bukan hanya soal gelar, tetapi soal kemauan untuk terus meningkatkan kemampuan diri agar tetap relevan bagi siswa.

Makna di Balik Pengabdian

Selama mengajar di SMP Swasta Bina Bangsa 01, saya tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga keluarga baru. Tempat ini telah menempa saya menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan. Bagi saya, setiap tantangan di depan kelas adalah peluang untuk memberikan dampak positif bagi masa depan generasi muda.