Assalamualaikum Wr.Wb

Allah Swt  berfirman didalam Q.S Al-Isro’ ayat 1 :

سُبۡحَٰنَ ٱلَّذِيٓ أَسۡرَىٰ بِعَبۡدِهِۦ لَيۡلٗا مِّنَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ إِلَى ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡأَقۡصَا ٱلَّذِي بَٰرَكۡنَا حَوۡلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِن ءَايَٰتِنَآۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ

Artinya Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. 

Di suatu malam yang penuh dengan keajaiban ilahi, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan spiritual yang tiada tara—dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke langit menghadap Sang Khaliq. Peristiwa Isra’ dan Mi’raj bukan sekadar mukjizat, melainkan pelajaran agung tentang ketinggian ilmu, akhlak, dan keimanan.

Isra’ Mi’raj mengajarkan bahwa Rasulullah SAW adalah teladan dalam menuntut ilmu, berakhlak mulia, dan menjaga ketakwaan. Sebagai pelajar di era digital, kita diajak untuk meneladaninya dengan cara yang sesuai dengan zaman. Teknologi bukanlah musuh, melainkan alat yang dapat digunakan untuk memperdalam pengetahuan agama, menyebarkan kebaikan, dan memperkuat iman—selama digunakan dengan bijak.

SMP Swasta Bina Bangsa 01 pada hari kamis,15 Januari 2026  berkesempatan mengadakan peringaatan  Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Aula Ki hajar Dewantara SMP-SMA Swasta Bina Bangsa 01.Ditengah pesatnya perkembangan teknologi, kami mengusung tema peringatan Isra’ Mi’raj 1447 Hijriah tahun 2026 hadir dengan pesan yang relevan: “Menjadikan Kegiatan Isra’ Mi’raj di Era Digital: Menjadi Pelajar Cerdas, Santun, dan Beriman.” Momentum ini sangatlah berdampak positif bagi seluruh peserta didik SMP Swasta Bina Bangsa 01.Adapun inti penjelasan dari tema yang diusung yaitu

Pertama, menjadi pelajar cerdas. Di zaman serba terhubung ini, informasi tentang agama dapat diakses dengan mudah. Namun, kecerdasan diperlukan untuk memilih sumber yang valid, memahami konteks, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan. Isra’ Mi’raj menginspirasi kita untuk terus belajar, berpikir kritis, dan menggunakan teknologi untuk menguatkan pemahaman keislaman—sebagaimana Rasulullah yang mendapat pengajaran langsung dari Allah SWT dalam perjalanan spiritualnya.

Kedua, menjadi pelajar santun. Akhlak mulia adalah ciri utama seorang muslim. Di dunia maya, kesantunan sering kali tergerus oleh kata-kata kasar, ujaran kebencian, dan penyebaran hoaks. Melalui peringatan Isra’ Mi’raj, kita diajak untuk meneladani akhlak Rasulullah yang penuh kelembutan, sabar, dan menghargai perbedaan. Santun dalam berkomentar, santun dalam berdiskusi, dan santun dalam menyikapi perbedaan pendapat adalah cerminan iman yang matang.

 

Ketiga, menjadi pelajar beriman. Iman adalah pondasi yang menguatkan langkah kita di tengah arus digital. Shalat lima waktu yang diperintahkan Allah dalam peristiwa Mi’raj adalah pengingat untuk senantiasa menjaga hubungan dengan-Nya. Di era yang penuh hiruk-pikuk dunia, menjaga konsistensi ibadah, membaca Al-Qur’an melalui aplikasi, atau mengikuti kajian online adalah bentuk komitmen untuk tetap teguh dalam keimanan.

Panitia penyelenggara kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tentunya siswa-siswi yang tergabung pada pengurusan OSIS SMP periode 2025-2026 dan tentunya di suport penuh  oleh bapak kepala sekolah serta semua dewan guru SMP Swasta Bina Bangsa 01 sehingga acara berjalan dengan lancar.Siswa-siswi yang tergabung sebagai pengisi acara yang diisi dengan berbagai aktivitas yang relevan dengan tema, seperti:Pembacaan sholawat nabi dari tim hadrah Arsalan,Story Telling Islami,Tausiyah,vocal duet lagu islami,tarian kreasi islami,Quiz dan Doorprise.

Kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini memiliki sejumlah tujuan yang mendidik, membina karakter, dan memperkuat identitas keislaman di kalangan generasi muda. Selain itu,kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah proses pendidikan karakter yang terencana. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, siswa-siswi dapat:

  • Memahami makna Isra’ Mi’raj secara mendalam.
  • Mengamalkan nilai-nilai keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Memotivasi siswa untuk lebih disiplin dalam menjalankan shalat dan ibadah lainnya.
  • Menjadi pelajar yang unggul secara akademik, berakhlak mulia, dan beriman kuat siap menghadapi tantangan zaman.

Mari kita jadikan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H ini sebagai momentum untuk menyelaraskan kecanggihan teknologi dengan nilai-nilai spiritual. Jadilah pelajar yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga berhati lembut dan beriman teguh. Sebagaimana Rasulullah SAW membawa cahaya ilahi melalui perjalanan Isra’ Mi’raj, kita pun dapat menjadi cahaya di era digital dengan ilmu, akhlak, dan ketakwaan.

Wassalamualaikum Wr.Wb

 

Ditulis oleh: Iis Ernawati,S,Pd.I