Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam sejahtera

Artikel kali ini mengenai praktik baik Pembelajaran Mendalam yang digagas oleh Pengawas Pembina Pak I Ketut Naya, S.Pd., M.Pd. yang selanjutnya kami sebut Pak Naya.

SMP Swasta Bina Bangsa 01 berkesempatan menjadi tuan rumah kegiatan praktik baik Pembelajaran Mendalam (PM) yang diikuti oleh tiga dari 13 sekolah binaan Pengawas Pak Naya, yaitu SMPS Bina Bangsa 02, SMPS Hamparan 2, dan SMPS Anwar Karim 4, termasuk SMP Swasta Bina Bangsa 01. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang berfokus pada penguatan kompetensi siswa secara holistik.

Pelaksanaan praktik baik dilakukan langsung di kelas sesuai dengan mata pelajaran yang diampu oleh masing-masing guru. Tiga guru model yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Pak Ahmad Ashri, S.Pd (mata pelajaran Bahasa Indonesia), Bu Dilla Sasvita, S.Si (mata pelajaran IPA), dan Bu Salsabela Meirella,S.Pd (mata pelajaran Matematika). Masing-masing guru menampilkan pembelajaran nyata di kelas, sehingga para guru dari sekolah lain dapat mengamati secara langsung penerapan strategi, metode, serta interaksi pembelajaran yang dilakukan. Kepala Sekolah dan Pengawas ikut serta dalam kelas.

Dalam praktiknya, pembelajaran mendalam yang diterapkan mengedepankan pengembangan 8 profil lulusan, yang mencakup aspek karakter, kompetensi, dan literasi siswa. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta penguatan nilai-nilai karakter.

Selain itu, proses pembelajaran dilaksanakan dengan prinsip Mindful, Meaningful, dan Joyful.

  • Mindful tercermin dari kesadaran penuh siswa dalam mengikuti proses belajar, di mana mereka terlibat aktif dan fokus terhadap kegiatan pembelajaran.
  • Meaningful terlihat dari keterkaitan materi dengan kehidupan nyata siswa, sehingga pembelajaran menjadi relevan dan mudah dipahami.
  • Joyful diwujudkan melalui suasana kelas yang menyenangkan, interaktif, dan mendorong partisipasi siswa tanpa tekanan.

Guru-guru dari sekolah binaan yang hadir berperan sebagai observer. Mereka mengamati praktik pembelajaran sesuai dengan bidang studi masing-masing, mencatat hal-hal penting, serta merefleksikan strategi yang dapat diadaptasi di sekolah mereka. Kegiatan ini juga membuka ruang diskusi dan berbagi pengalaman antar guru setelah sesi pembelajaran berlangsung.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi langsung di Laboratorium IPA SMP Swasta Bina Bangsa 01 yang dipimpin oleh Pak Naya selaku Pengawas Pembina. Diskusi bertujuan untuk menyampaikan hal yang mungkin perlu diterapkan atau dihilangkan pada praktik baik yang tadi dilakukan. Sehingga pada proses atau metode pembelajaran selanjutnya di sekolah masing-masing dapat diterapkan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi transfer praktik baik yang berkelanjutan antar sekolah, sehingga kualitas pembelajaran semakin meningkat secara merata. Praktik pembelajaran mendalam yang diterapkan tidak hanya memberikan dampak positif bagi siswa di kelas, tetapi juga memperkuat profesionalisme guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang bermakna.

Dengan kolaborasi yang terbangun antara sekolah dan pengawas, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi pendidikan menuju pembelajaran yang lebih berkualitas, berpusat pada siswa, dan relevan dengan tuntutan zaman. Terima kasih kepada Pak I Ketut Naya, S.Pd., M.Pd, yang telah sabar membimbing kami.

ditulis oleh: Ustad Fatah Al Hakim, S.E.I., M.M