Tahun ini merupakan tahun terakhir bagi Mita dalam berkompetisi di lomba FLS3N, karena tahun depan Mita sudah naik ke kelas 9. Walaupun tahun ini kita masih belum bisa mendapatkan juara 1, itu bukan menjadi halangan untuk terus belajar, berkembang dan meningkatkan skill khususnya dalam menggambar ilustrasi. Masih banyak kesempatan yang dapat kita ambil kedepannya.

Memperoleh juara harapan 1 juga merupakan kebanggaan bagi diri dan juga bagi sekolah, karena bukan sekedar titel juara, tetapi bagaimana proses kita dalam meraih juara tersebut. Kita harus menghargai setiap usaha, tenaga, waktu serta dukungan dari semua pihak dalam proses berkarya. Karena memang prosesnya selama persiapan lomba tidaklah mudah, banyak rintangan dan tantangan yang harus dilewati. Sebagai Guru pembimbing bidang ilustrasi, bapak merasa sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Mita. Bapak tahu betul bagaimana Mita berproses selama ini di eskul ilustrasi. Berkat kegigihan, tekun dan konsisten itulah kunci menjadi sang Juara. Semoga semangat Mita dalam berkarya dan berprestasi ini dapat menjadi teladan dan contoh yang baik bagi siswa-siswi yang lain. Sebenarnya dalam lomba ini sekolah mengirimkan 2 orang, tetapi 1 orang anak ilustrasi masih belum bisa masuk 6 besar. Hal tersebut pastinya akan menjadi pengalaman dan pembelajaran yang berharga bagi anak-anak ilustrasi untuk melatih mental serta mempelajari seperti apa proses dalam lomba tersebut.

Akhir kata bapak selaku pembimbing ilustrasi, sekali lagi mengucapkan selamat kepada Mita atas keberhasilannya, dan tetap semangat serta jangan berkecil hati untuk Mika Zusera, karena masih banyak kesempatan di lain waktu. Terus berkarya dan jangan berhenti hanya karena 1 kegagalan.

 

By Panji Sang Putra, S.Pd., Gr.